menentukan jumlah sampel berdasarkan rumus slovin

menentukan jumlah sampel berdasarkan rumus slovinartikel menentukan jumlah sampel berdasarkan rumus slovin. sebenarnya untuk menghitung jumlah sampel yang akan digunakan dapat menggunakan beberapa rumus, rumus slovin, rumus Sampling Fraction Per Cluster, Tabel Krejcie, dsb. namun pada kesempatan ini kami akan secara khusus membahas cara menghitung jumlah sampel menggunakan rumus slovin yang dikemukakan oleh slovin. berikut penjelasannya:

Rumusnya:

rumus slovin

 

 

 

Keterangan:

n adalah ukuran sampel

N adalah jumlah populasi

e adalah persentase kesalahan yang ditolerir  dalam pengambilan sampel, pada kasus ini menggunakan e= 10% (0,1)

selanjutnya mari kita bahas cara perhitungannya sesuai dengan rumus diatas. simak berikut:

Contoh kasus:

pada kasus ini responden yang akan di teliti adalah peserta yang ikut pelatihan membuat kerajinan tangan dari limbah kain perca. diketahui jumlah seluruh peserta adalah sebanyak 450 peserta, karena peserta terlalu banyak, maka dari itu dibutuhkan sampel yang dapat mewakili populasi tersebut.

Jawaban:

dari contoh kasus di atas, diketahui bahwa jumlah populasinya adalah sebanyak 450 orang. selanjutnya akan dimasukkan ke dalam rumus sebagai berikut:

hasil jumlah sampel dengan rumus slovin

 

 

berdasarkan hasil perhitungan yang didapatkan dari rumus slovin di atas, maka diketahui jumlah sampelnya adalah sebanyak 81 orang.

 

cara menghitung sampel rumus slovin di atas hanya salah satu dari banyak cara untuk menentukan jumlah sampel dalam sebuah penelitian. semoga artikel ini bermanfaat. lihat juga artikek sebelumnya nya tentang jenis data

 

 

(Visited 460 times, 28 visits today)

21 thoughts on “menentukan jumlah sampel berdasarkan rumus slovin

      1. gan saya sudah mencoba mencari teori slovin 10% tapi tidak ketemu. rata rata penggunaan rumus slovin adalah 5% bisa bantu jelaskan secara rinci kenapa menggunakan 10 %. terima kasih gan

        1. pertama, untuk bahan bacaan coba cek bukunya Fahmi Gunawan, dkk yg berjudul senarai penelitian pendidikan, hukum, dan ekonomi….hal 12
          kedua, penggunaan porsentase 5 atau 10 persen itu didasari oleh sejauh mana peneliti mentolerir kelonggaran dari kesalahan dalam pengambilan sampel. pada umumnya memang banyak menggunakan 5 persen. namun secara teori, penggunaan 10 persen itu masih dibolehkan

    1. sejauh yg kami tau tidak ada ketentuan yg pasti apabila menggunakan taraf signifikansi 0,05 di penentuan sampel harus 0,05

    1. umumnya menggunakan 10%, kami kira kalau 20% itu trllu tinggi,,namun kalau agan menemukan referensi yang membolehkan, ya silahkan saja gan..

  1. Hallo….
    Aku mau nanya, misalkan populasinya 45 SKPD… maka Sampelnya berjumlah 45 SKPD juga…. yg menjadi responden adalah pejabat sejumlah 103 org….
    Apakah rumus slovin bisa digunakan utk kasus seperti itu ya? trus, hitungannya gmn? trims…

    1. Satuan populasi dan sampel harus disamakan dulu, setelah itu baru bisa dimasukkan ke dalam rumus slovin. SKPD harus dikonversi dulu ke dalam jumlah populasi (orang)

  2. Min mau tanya, rumus slovin 10% apakah ada referensinya? Pake jurnal/buku. Kalo ada boleh dishare min, saya lg butuh alasan pake rumus slovin 10%. Bisa kirim ke email 4ngg45@gmail.com / wa 089618999318. Makasih min,

  3. min punya referensi jurnal/buku tentang rumus slovin yang 10% ? kalo ada share min, butuh bgt, dr kemaren nyari gk nemu, bisa kirim di email 4ngg45@gmail.com ? WA 089618999318
    makasih…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *