Metode penelitian kuantitatif

Metode penelitian kuantitatifMetode penelitian kuantitatif sebenarnya sudah kami singgung sedikit pada artikel kami sebelumnya yang berjudul mengenal lebih dekat metode penelitian. pada kesempatan kali ini kami akan membahas lebih detail tentang apa dan bagaimana metode (metopen) kuantitatif itu. metopen kuantitatif berhubungan erat dengan proses penelitian, rumusan masalah, landasan teori, perumusan hipotesis, pengumpulan data dan analisis data.

agar lebih jelas, maka akan kami coba mengulasnya satu persatu.

pertama, dari sisi permasalahan penelitian kuantitatif maka masalah harus sudah jelas, artinya masalah penelitian akan dipaparkan secara tegas sehingga tidak memiliki makna yang ambigu. masalah bisa dibatasi dan dirumuskan dalam bentuk kalimat tanya.

kedua, dari sisi landasan teori penelitian, maka teori-teori yang dikemukakan hanya yang berkaitan dengan permasalahan penelitian, artinya teori ini digunakan untuk menjawab rumusan masalah yang sudah ada. selain landasan teori, penelitian terdahulu juga bisa dijadikan sebagai tambahan. selanjutnya berdasarkan teori-teori yang sudah dikemukakan dan adanya penelitian terdahulu yang mendukung maka dapat dibuat untuk sementara kesimpulan penelitian, yaitu yang sering disebut dengan hipotesis penelitian.

ketiga, pengumpulan data. data dikumpulkan guna membuktikan hipotesis yang telah di ajukan. data tersebut dapat dikumpulkan dari responden penelitian yang sering disebut sebagai sampel penelitian.

teknik sampling yang bisa digunakan berupa random, proporsional, cluster, sistematis, kuota, insidental / aksidental, purposive, dsb.. sedangkan ukuran sampel bisa menggunakan rumus Slovin, Roscoe, formula Jacob Cohen, tabel Isaac dan Michael, dsb..

Data yang digunakan berupa data primer atau data sekunder. data primer seperti kuesioner yang disebarkan kepada responden sedangkan data sekunder berupa data yang sudah diolah oleh pihak lain seperti laporan keuangan.

lihat juga artikel contoh kuesioner penelitian

apabila penelitian menggunakan instrumen berupa kuesioner, maka diperlukan pengujian kelayakan terhadap kuesioner tersebut yang biasa dikenal dengan uji validitas dan reliabilitas.

keempat, memilih metode analisis data. pada bagian ini sebenar agak sedikit rumit, apalagi bagi yang benar-benar awam pengetahuannya mengenai metode penelitian dan statistik. maka dari itu kami mencoba mengemukakan hal-hal yang berkaitan dengan penentuan metode analisis data yang akan di gunakan pada metode penelitian kuantitatif. metopen kuantitatif tidak dapat dipisahkan dari statistik. statistik yang digunakan bisa berupa deskriptif atau inferensial. statistik inferensial bisa berupa parametrik dan non parametrik (nah loh..pada kebingungan ya….?)

hmmm,,bagi yg belum tahu semoga ini bisa membantu..

statistik deskriptif merupakan statistik yang dapat digunakan untuk mendekripsikan data hasil penelitian berupa frekuensi dan hasilnya tidak bisa digeneralisasikan terhadap populasi, artinya statistik ini hanya menggambarkan data saja. sementara statistik inferensial merupakan statistik yang dilakukan terhadap sampel dan hasilnya dapat digeneralisasikan atau berlaku untuk populasi penelitian, statistik ini berupa parametrik dan non parametrik.

secara singkat dapat dijelaskan bahwa statistik parametrik adalah statistik yang mempertimbangkan distribusi data (data harus berdistribusi normal) sedangkan non parametrik tidak menetapkan syarat data normal. statistik parametrik berupa independen sample t test, paired, anova, one sample, dst.. stistik non parametrik berupa Runs, Sign, Wilcoxon, kruskal Wallis, dst.. (dilain kesempatan akan kami jelaskan secara rinci ya..)

statistik parametrik dan non parametrik pada metode penelitian kuantitatif

Oke sob,, kita kembali pada metode analisis data. dalam metode penelitian kuantitatif, guna memilih alat analisis data, diperlukan pertimbangan-pertimbangan. pertimbangannya adalah desain penelitian (kausal, komparatif, korelasional, dsb) serta jenis data. maka dari itu, kami akan mencoba memaparkan metode analisis data kuantitatif berdasarkan desain penelitian dan jenis datanya. simak yak…!

Korelasional

  1. Variabel independen dan variabel dependen (data nominal) gunakan koefisien kontingensi
  2. variabel independen (nominal) dan dependen (interval) gunakan ETA, korelasi serial, regresi dummy
  3. variabel independen dan dependen (ordinal) gunakan rank spearman atau Tau kendal
  4. variabel independen (interval) dan dependen (nominal) gunakan discriminat analysis
  5. variabel independen dan dependen (interval) gunakan korelasi product moment, korelasi parsial, semi parsial, regresi

Nah… itu hanya salah satu contohnya,, untuk penelitian komparasi dapat dilihat disini. oke bro..kami rasa cukup dulu artikel mengenai metode penelitian kuantitatif ini, dilain hari kalau masih ada waktu dan kesempatan akan kami update lagi. thanks for kunjungannya, semoga artikel metopen kuantitatif ini bermanfaat..salam

8 thoughts on “Metode penelitian kuantitatif

    1. dalam jurnal EKSPONENSIAL oleh Ni Wayan Rica A, dkk saya dijelaskan bahwa untuk non paramterik pengganti regres berganda bisa menggunakan metode Brown-mood. untuk caranya dilakukan manual

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *