pengertian skala likert kuesioner

kuesioner skala likertartikel pengertian skala likert  untuk kuesioner penelitian ini akan dijelaskan berserta contohnya. skala likert merupakan suatu skala psikometrik yang biasanya digunakan dalam sebuah penelitian. kuesioner dengan skala ini sering dijumpai pada penelitian. dalam membuat skalanya peneliti diharuskan membuat pernyataan yang jelas dan tidak mengandung arti yang ambigu, selanjutnya peneliti akan mengajak responden untuk mengungkapkan bentuk persetujuan mereka terhadap pernyataan yang telah dibuat.

skala ini dapat digunakan untuk mengukur sikap, persepsi, pendapat dari responden yang akan diteliti.

salah satu contoh skala liker dengan menggunakan skala dengan format sebagai berikut:

Sangat setuju (SS)

Setuju (S)

netral (N)

Tidak setuju (TS)

Sangat tidak setuju (STS)

 

selanjutnya skala tersebut diberikan pembobotan nilai yang mana pembobotan tersebut dikategorikan kedalam skala likert favorable dan unfavorable. penjelasankan dapat dilihat di bawah ini:

FAVORABLE

SS bobotnya  5

S bobotnya  4

N bobotnya 3

TS bobotnya 2

STS bobotnya 1

 

UNFAVORABEL

SS bobotnya 1

S bobotnya 2

N bobotnya 3

TS bobotnya 4

STS bobotnya 5

 

berikut kami berikan contoh kuesioner atau angket dengan menggunakan liker (favorable) dalam sebuah gambar:

pengertian skala likert kuesioner

 

jika agan/sist ingin praktik belajar spss, maka dapat juga dilihat cara melakukan analisis t test sample independen ini.

sekian artikel tentang pengertian skala likert yang dapat kami sampaikan. kami berharap hal tersebut dapat memberikan manfaat untuk kita semua.

 

(Visited 212 times, 11 visits today)

6 thoughts on “pengertian skala likert kuesioner

  1. Ka mau nanya setelah kita membuat angket berbentuk skala likert, bagaimana cara kita menghitung skor skala penelitian angketnya

  2. Kak, mau tanya,
    data hasil kuesioner skala likert ini harus diinterpretasikan dahulu kan ya? Terus kalau di uji t nanti yang dimasukkan ke dalam SPSSnya itu data setelah diinterpretasikan atau bagaimana kak?

    1. data hasil kuesioner di koding dulu, setelah itu baru diproses untuk berbagai analisisnya, nah hasil analisis itu di interpretasikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *